Jokowi Sempat Kaget Lihat Silicon Valley, Shock Lihat Google
24 Oktober 2017, 10:34:58 Dilihat: 3x

Jakarta - Presiden Joko Widodo mengenang masa ketika dia mengunjungi kawasan Silicon Valley di Amerika Serikat. Jokowi saat itu bertandang ke markas Google, Facebook, dan Twitter.



"Saya masuk ke markas di Silicon Valley, saya betul-betul kaget karena dunia betul-betul berubah cepat. Ke Google saya shock dan kaget betul. Ke Plug and Play orang sudah training, siapkan SDM dengan cara baru, hampir semua negara di situ. Masuk ke FB, Google, Twitter," kata Jokowi dalam acara Rembuk Nasional 2017 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (23/10/2017).



Tak hanya di Amerika Serikat, Jokowi juga bertandang ke markas Alibaba di China. "Kita lebih kaget betul betapa kita kalau tidak ingin ditinggal, ya secepatnya kita berubah dari semua sektor. Kita harus berani mengubah," kata Jokowi.



Jokowi mengatakan, saat ini negara yang ingin maju harus bisa bersaing dan mengikuti perubahan. "Karena banyak dari kita yang belum sadar kecepatan perubahan internet ke artificial intelligent," katanya.



Bicara soal perubahan tersebut, Jokowi mengaku sangat merasakannya ketika mengunjungi markas Facebook. Saat itu Jokowi diajak oleh Mark Zuckerberg bermain pingpong menggunakan alat VR.



"Saat saya di Facebook, saya diajak oleh Mark, diajak saya dipasangi apa ini, saya lupa namanya, kaca (VR), diajak main virtual pingpong. Betul-betul kayak main pingpong betul, saya 'tak' di sini, dia 'tak' di sana. Nanti nggak ada lagi orang main pakai pingpong benaran lama-lama. Bisa saja virtual tenis atau semuanya," kata Jokowi.



Dikatakan Jokowi, perubahan tersebut membuat dirinya terkejut. Sebab, dia menilai Indonesia masih terjebak pada rutinitas, termasuk salah satunya ragam fakultas yang ada di perguruan tinggi Indonesia.



"Selama 30 tahun fakultas kita masih sama persis. Hampir semua perguruan tinggi saya masuk omong ini. Fakultas ekonomi, jurusan akuntansi, manajemen, ekonomi pembangunan di semua universitas. Tapi yang tiga ini, sudah mungkin lebih dari 30 tahun. Tidak ada yang berani membuka ekonomi digital, jurusan misalnya toko online, fintech, kenapa tidak berani buka itu? Jurusan meme, itu saja kan berkembang," jelas Jokowi.



"Kalau kita tidak berani, ini ada perubahan ilmiah dan kita masih monoton, ditinggal betul kita," tambah mantan Gubernur DKI ini.

Share:

UN Videos

UN Cooperation

De Montfort Leicester University Alexandria University Chiang mai university Derby University
 
Essex I Coe Rel UTHM ICOGOIA University Malaysia PAHANG Universiti Utara Malaysia
 
National University Kaohsiung Taiwan Politeknik Sultan Mizan Zainal Abidin Prince Sultan University Quest Nawab Shah Pakistan Universiti Teknologi MARA
 
Universiti Kebangsaan Malaysia Universiti Malaysia Kelantan Universiti Malaysia Perlis Universiti Zainal Abidin Universiti Sains Malaysia
 
Universiti Pendidikan Sultan Idris Erasmus

 

INTAKINDO PT. Aria Jasa Konsultan Bumi Harmoni Indoguna Cakra Buana Consultan Ciria Jasa Consultant
 
Internasional Peneliti Sosial Ekonomi Teknologi PT. Jasa Raharja NOKIA INKINDO MASKA
 
Surabaya TV PT. Amythas General Consultant
 
       

 

Perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia IT Telkom Surabaya Institut Aditama Surabaya Institut Teknologi Nasional Malang
 
Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya Politeknik Negeri Malang Universitas Pakuan Universitas Nasional Kualita Pendidikan Indonesia
 
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Politeknik Negeri Bali Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin Pasuruan
 
Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul `Ula Nganjuk Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al Anwar Mojokerto STIE NU Trate Gresik Sekolah Tingi Ilmu Ekonomi Widya Gama Lumajang Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapan Surabaya
 
STIE Pemuda STIKOSA STKIP PGRI Bangkalan STKIP PGRI Jombang STKIP PGRI Sidoarjo
 
STT Pomosda Nganjuk UINSA Universitas Mercu Buana Universitas Airlangga Universitas Darul `Ulum Jombang
 
Universitas Negeri Surabaya Universitas Brawijaya Malang Teknik Sipil Universitas Negeri Surabaya Universitas PGRI Adi Buana Surabaya UNIPDU
 
UNISLA UNISMA Universitas 45 Bekasi Universitas Dr.Soetomo UNITRI
 
Universitas 45 Surabaya Universitas Bondowoso Universitas Islam Madura Pamekasan Universitas Jember Universitas Maarif Hasyim Latif
 
Universitas Madura Universitas Merdeka Surabaya Universitas Bina Darma Universitas Wijaya Putra Universitas Padjajaran
 
Universitas Muhammadiyah Malang Universitas Muhammadiyah Papua Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Universitas Muhammadiyah Surabaya Universitas Negeri Malang
 
Universitas Islam Raden Rahmat Universitas Widyagama Malang Universitas Pembangunan Nasional Veteran Surabaya UWIKA Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
 
UNIVERSITAS SUNAN BONANG TUBAN Universitas 17 Agustus Surabaya UNUGIRI Bojonegoro Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
 
Akademi Pariwisata Majapahit  

 

Copyright (c) 2026 by Fakultas Ekonomi dan Bisnis, All Rights Reserved.