Design Thinking Mencetak Pemimpin Penggerak Inovasi
03 April 2016, 11:20:02 Dilihat: 2x

Betapa pentingnya arti inovasi bagi perusahaan berhasil ditunjukkan oleh Derek Williamson, Innovative Solution Director PT Holcim Indonesia, Tbk. Pasalnya, Derek meyakini bahwa inovasi berkelanjutan merupakan syarat utama bagi bisnis apapun untuk terus bertahan. Sebagai seorang Innovative Solution Director memang dituntut untuk terus melahirkan inovasi, hal inilah yang memacu Derek menciptakan SpeedCreteTM. SpeedCreteTM merupakan solusi beton berdaya cepat besutan Holcim Indonesia yang sukses membawa perusahaannya dipinang oleh Pemprov DKI Jakarta dalam sejumlah proyek perbaikan infrastruktur. Terobosan ini memang sangat cocok diterapkan di kawasan perkotaan guna menghindarkan kemacetan selama proses pengerjaan. Sebagai alumnus MM Executive in Strategic Management BINUS BUSINESS SCHOOL (BBS), Derek belajar banyak bagaimana mengelola organisasi lebih stratejik dan mengaplikasikan Design Thinking sampai menghasilkan banyak inovasi.



Sejak tahun 2010, BBS menerapkan kurikulum Design Thinking yang diadopsi dan dikembangkan dari Stanford University, Amerika Serikat. Konsep berpikir berbasis inovasi inilah yang dirasakan Derek memberikan manfaat besar baginya. “Design Thinking membawa saya, sebagai pemimpin, memahami cara kerja sesuatu melalui kisah-kisah sukses dari kehidupan nyata. Pembelajaran di BINUS BUSINESS SCHOOL melahirkan kredibilitas dan mendorong para pembelajar untuk menghadapi tantangannya masing-masing dengan lebih percaya diri dan dengannya menciptakan generasi inovator yang baru,” paparnya.
 


 

Tubagus Hanafi Soeriaatmadja – Program Director MM Executive in Strategic Management Binus Business School




 



Sejalan dengan pernyataan Derek, Tubagus Hanafi Soeriaatmadja selaku Program Director MM Executive in Strategic Management BINUS BUSINESS SCHOOL menyatakan pentingnya melembagakan inovasi dalam perusahaan untuk membuahkan hasil yang berkelanjutan. Kultur perusahaan yang mendukung inovasi juga perlu ditumbuhkan, antara lain dengan manajemen yang selalu terbuka untuk menerima ide-ide baru dari karyawan, hingga kompensasi khusus bagi karyawan yang inovasinya terbukti mampu menjawab permasalahan.



Di sinilah proses pembelajaran bagi pelaku bisnis menjadi relevan. Design Thinking menggariskan langkah-langkah yang harus dilalui agar inovasi dapat menjadi pola pikir setiap individu, hingga akhirnya menular ke seluruh organisasi. “Design Thinking adalah sebuah metode pemecahan masalah, dengan menitikberatkan pada solusi yang harus inovatif. Terdiri dari enam langkah, yakni Emphatize, Defining Problem, Brainstorming, Voting, Prototype dan Storytelling,” jelas pria yang akrab disapa Hanafi ini.



Tantangan pertama adalah sulitnya menerapkan empati, karena dibutuhkan kemauan untuk terjun langsung ke lapangan dan mendefi nisikan permasalahannya dengan tepat. Kesulitan kedua biasanya di saat fase mengeluarkan ide. Kebanyakan orang terbatasi oleh “kotak” yang terbentuk dari nilai-nilai yang diyakininya, dan tidak tahu kapan perlunya mendobrak belenggu tersebut.
 

CEO Speaks on Leadership BINUS BUSINESS SCHOOL
 

CEO Speaks on Leadership BINUS BUSINESS SCHOOL




 



Setelah sukses memilih ide untuk diteruskan menjadi prototipe, para inovator harus mampu mempresentasikan penemuannya dengan gaya bercerita yang mampu menggerakkan seluruh stakeholder untuk mendukungnya.



“Kurikulum ini terutama penting untuk S2, karena mereka sudah memiliki banyak referensi yang sangat menentukan dalam fase brainstorming. Selama perkuliahan, mahasiswa dituntut untuk terus terbiasa menggunakan pola pikir ini. Mereka diberi tantangan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan bisnis maupun sosial, yang hasilnya kami teruskan ke stakeholder terkait,” jelas Hanafi.



Kerja sama tim, imbuhnya, juga menjadi syarat penting bagi keberhasilan proses Design Thinking. “The lone genius loses to the team. Oleh karenanya, seorang pemimpin harus mampu melibatkan timnya seawal mungkin di dalam proses ini. Dia harus mampu memfasilitasi dan membuat aturan main yang mampu mendorong ide-ide kreatif. BBS memiliki target untuk menciptakan pemimpin bisnis Indonesia masa depan yang dibekali dengan komponen inovasi agar menjadi mesin pertumbuhan bisnisnya,” pungkasnya.

Share:

UN Videos

UN Cooperation

De Montfort Leicester University Alexandria University Chiang mai university Derby University
 
Essex I Coe Rel UTHM ICOGOIA University Malaysia PAHANG Universiti Utara Malaysia
 
National University Kaohsiung Taiwan Politeknik Sultan Mizan Zainal Abidin Prince Sultan University Quest Nawab Shah Pakistan Universiti Teknologi MARA
 
Universiti Kebangsaan Malaysia Universiti Malaysia Kelantan Universiti Malaysia Perlis Universiti Zainal Abidin Universiti Sains Malaysia
 
Universiti Pendidikan Sultan Idris Erasmus

 

INTAKINDO PT. Aria Jasa Konsultan Bumi Harmoni Indoguna Cakra Buana Consultan Ciria Jasa Consultant
 
Internasional Peneliti Sosial Ekonomi Teknologi PT. Jasa Raharja NOKIA INKINDO MASKA
 
Surabaya TV PT. Amythas General Consultant
 
       

 

Perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia IT Telkom Surabaya Institut Aditama Surabaya Institut Teknologi Nasional Malang
 
Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya Politeknik Negeri Malang Universitas Pakuan Universitas Nasional Kualita Pendidikan Indonesia
 
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Politeknik Negeri Bali Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin Pasuruan
 
Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul `Ula Nganjuk Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al Anwar Mojokerto STIE NU Trate Gresik Sekolah Tingi Ilmu Ekonomi Widya Gama Lumajang Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapan Surabaya
 
STIE Pemuda STIKOSA STKIP PGRI Bangkalan STKIP PGRI Jombang STKIP PGRI Sidoarjo
 
STT Pomosda Nganjuk UINSA Universitas Mercu Buana Universitas Airlangga Universitas Darul `Ulum Jombang
 
Universitas Negeri Surabaya Universitas Brawijaya Malang Teknik Sipil Universitas Negeri Surabaya Universitas PGRI Adi Buana Surabaya UNIPDU
 
UNISLA UNISMA Universitas 45 Bekasi Universitas Dr.Soetomo UNITRI
 
Universitas 45 Surabaya Universitas Bondowoso Universitas Islam Madura Pamekasan Universitas Jember Universitas Maarif Hasyim Latif
 
Universitas Madura Universitas Merdeka Surabaya Universitas Bina Darma Universitas Wijaya Putra Universitas Padjajaran
 
Universitas Muhammadiyah Malang Universitas Muhammadiyah Papua Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Universitas Muhammadiyah Surabaya Universitas Negeri Malang
 
Universitas Islam Raden Rahmat Universitas Widyagama Malang Universitas Pembangunan Nasional Veteran Surabaya UWIKA Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
 
UNIVERSITAS SUNAN BONANG TUBAN Universitas 17 Agustus Surabaya UNUGIRI Bojonegoro Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
 
Akademi Pariwisata Majapahit  

 

Copyright (c) 2026 by Fakultas Ekonomi dan Bisnis, All Rights Reserved.