Akuntansi Publik Utamakan Non Profit
06 November 2017, 11:21:49 Dilihat: 5x

JAKARTA - Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) Yogyakarta, Irwan Taufiq Ritonga, Ph.D mengatakan, tujuan akuntansi publik adalah untuk memberikan pelayanan kepada publik (non profit oriented). Sementara, akuntansi bisnis bertujuan untuk maksimalisasi laba (profit oriented).



Menurut Irwan, karena tujuan pendiriannya berbeda, pasti akuntansinya berbeda. Dikatakannya, beberapa hal yang menyebabkan keduanya berbeda di antaranya motif pendirian dan sumber pendanaan yang berbeda. Selain itu, perbedaan motivasi dan latar belakang pendirian entitas, cara pencapain tujuan entitas, dan sumber pendanaan entitas. Kesemua itu berimplikasi terhadap pengelolaan keuangan entitas publik dan entitas bisnis.



"Aspek pengelolaan keuangan yang terimplikasi, antara lain pada aspek perencanaan dan penganggaran, serta akuntansi yang meliputi akuntansi keuangan, akuntansi manajemen, maupun analisis laporan keuangan juga berbeda,” kata Irwan pada focus group discusion ‘Kurikulum Akuntansi Keuangan Publik’ yang diselenggarakan Forum Dosen Akuntansi Sektor Publik (FDASP) bekerjasama dengan Jurusan Akuntansi Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur di Surabaya.



Guru Besar FEB UGM, Prof. Dr. Abdul Halim berpandangan, akuntansi publik dan akuntansi bisnis berasal dari dua hulu yang berbeda, yang membentuk “sungainya” masing-masing. Oleh karena itu, kata Halim, penggunaan kata “sektor” pada akuntansi sektor publik atau akuntansi sektor pemerintahan seolah mengecilkan akuntansi pada organisasi ini. Fenomena ini seolah-olah menunjukkan akuntansi publik merupakan cabang dari suatu “dunia” akuntansi yang lebih besar.



“Seharusnya penyebutan yang paling tepat adalah akuntansi publik, yaitu dengan menghilangkan kata ‘sektor’. Bahwa, akuntansi publik adalah akuntansi yang memiliki hulu sendiri yang terpisah dari hulu akuntansi bisnis,” kata Ketua Program Magister Akuntansi UGM itu.



Sementara, Ketua Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Kompartemen Pendidik, Prof. Dr. Nunuy Nur Afiah mengapresiasi langkah FDASP mengupdate kurikulum akuntansi sektor publik sesuai kebutuhan stakeholder. Dia menjelaskan, kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) untuk program studi sarjana (S1) bersifat general. Meski demikian, program studi di universitas masing-masing dapat menyusun mata kuliah pilihan (konsentrasi) sesuai learning outcome yang ingin dicapainya.



“Saya berharap penyusunan Kurikulum Akuntansi Keuangan Publik dapat menghasilkan rumusan kurikulum yang update dengan kondisi terkini,” kata Guru Besar Universitas Padjajaran Bandung itu.



Diketahui, FGD ini juga menghadirkan narasumber lain, diantaranya Rahmadi Murwanto, Ph.D (STAN),  Dr. Syukri Abdullah (Universitas Syiah Kuala), Prof. Indra Bastian (UGM), Dr. Ihyaul Ulum (UMM), dan Dr. Indrawati Yuhertiana (UPN). FGD ini diikuti oleh 50 dosen dari 50 PTN/PTS di Indonesia



Sumber : https://ekbis.sindonews.com/read/1194357/34/akuntansi-publik-utamakan-non-profit-

Share:

UN Videos

UN Cooperation

De Montfort Leicester University Alexandria University Chiang mai university Derby University
 
Essex I Coe Rel UTHM ICOGOIA University Malaysia PAHANG Universiti Utara Malaysia
 
National University Kaohsiung Taiwan Politeknik Sultan Mizan Zainal Abidin Prince Sultan University Quest Nawab Shah Pakistan Universiti Teknologi MARA
 
Universiti Kebangsaan Malaysia Universiti Malaysia Kelantan Universiti Malaysia Perlis Universiti Zainal Abidin Universiti Sains Malaysia
 
Universiti Pendidikan Sultan Idris Erasmus

 

INTAKINDO PT. Aria Jasa Konsultan Bumi Harmoni Indoguna Cakra Buana Consultan Ciria Jasa Consultant
 
Internasional Peneliti Sosial Ekonomi Teknologi PT. Jasa Raharja NOKIA INKINDO MASKA
 
Surabaya TV PT. Amythas General Consultant
 
       

 

Perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia IT Telkom Surabaya Institut Aditama Surabaya Institut Teknologi Nasional Malang
 
Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya Politeknik Negeri Malang Universitas Pakuan Universitas Nasional Kualita Pendidikan Indonesia
 
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Politeknik Negeri Bali Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin Pasuruan
 
Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul `Ula Nganjuk Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al Anwar Mojokerto STIE NU Trate Gresik Sekolah Tingi Ilmu Ekonomi Widya Gama Lumajang Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapan Surabaya
 
STIE Pemuda STIKOSA STKIP PGRI Bangkalan STKIP PGRI Jombang STKIP PGRI Sidoarjo
 
STT Pomosda Nganjuk UINSA Universitas Mercu Buana Universitas Airlangga Universitas Darul `Ulum Jombang
 
Universitas Negeri Surabaya Universitas Brawijaya Malang Teknik Sipil Universitas Negeri Surabaya Universitas PGRI Adi Buana Surabaya UNIPDU
 
UNISLA UNISMA Universitas 45 Bekasi Universitas Dr.Soetomo UNITRI
 
Universitas 45 Surabaya Universitas Bondowoso Universitas Islam Madura Pamekasan Universitas Jember Universitas Maarif Hasyim Latif
 
Universitas Madura Universitas Merdeka Surabaya Universitas Bina Darma Universitas Wijaya Putra Universitas Padjajaran
 
Universitas Muhammadiyah Malang Universitas Muhammadiyah Papua Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Universitas Muhammadiyah Surabaya Universitas Negeri Malang
 
Universitas Islam Raden Rahmat Universitas Widyagama Malang Universitas Pembangunan Nasional Veteran Surabaya UWIKA Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
 
UNIVERSITAS SUNAN BONANG TUBAN Universitas 17 Agustus Surabaya UNUGIRI Bojonegoro Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
 
Akademi Pariwisata Majapahit  

 

Copyright (c) 2026 by Fakultas Ekonomi dan Bisnis, All Rights Reserved.