the pygmalion is a myth, but pygmalion effect is a fact
09 Oktober 2011, 11:27:07 Dilihat: 6x

Pygmalion adalah sebuah mitos dari cerita Yunani kuno yang menceritakan tentang seorang pemuda yang sangat berbakat dalam dunia seni memahat dan selalu berfikiran positif yang bernama Pygmalion.



Pygmalion kemudian diberikan hadiah oleh dewa sebuah gading yang sempurna. Pygmalion memahatnya menjadi sebuah patung berbentuk wanita yang menurutnya adalah sosok wanita yang sempurna. Pygmalion memberikan nama patung wanita tersebut dengan nama Galatea. Pygmalion akhirnya jatuh cinta terhadap Galatea. Pikiran positif Pygmalion tentang Galatea akan menjadi manusia sesungguhnya, pada akhirnya dikabulkan oleh dewa dan Galatea berubah wujud menjadi seorang manusia.



Galatea effect atau Pygmalion effect menjadi inspirasi terhadap berkembangnya teori ekspektasi. Pygmalion effect diawali dari sebuah keyakinan seseorang terhadap sesuatu, yang mempengaruhi semua tindakan, persepsi, tujuan dan perilaku orang tersebut.



Tindakan atau perilaku yang didasari oleh sebuah keyakinan akan mencerminkan keyakinan tersebut dan pada akhirnya akan mempengaruhi kepercayaan atau keyakinan orang lain, mendekati atau bahkan sama dengan keyakinan pertama yang dibangun. Perubahan keyakinan atau kepercayaan orang lain akan mengubah tindakan dan perilakunya sehingga akan selaras dengan perilaku orang pertama.

Misalnya, seorang guru yang memiliki ekspektasi terhadap sekelompok muridnya, bahwa kelompok tersebut memiliki tingkat IQ yang lebih tinggi dari kelompok lain. Kelompok murid mengetahui ekspektasi dari sang guru sehingga akan mempengaruhi persepsi tentang kompetensi dirinya. Karena persepsi kompetensi diri murid selaras dengan persepsi guru maka perilaku murid akan mengikuti persepsi yang murid dapatkan dari gurunya, dan pada akhirnya kelompok yang diekspektasikan memiliki tingkat IQ lebih tinggi ternyata benar-benar memiliki tingkat IQ yang lebih tinggi meskipun sebenarnya pada awalnya adalah sama.



Penelitian tentang Pygmalion Effect banyak dilakukan selama 40 tahun terakhir ini, yaitu sejak penelitian pertama yang dilakukan oleh Rosenthal dan Jacobson (1968). Hasil temuan dari penelitian-penelitian yang telah dilakukan selama ini berhasil mengkonfirmasi bahwa ekspektasi seorang pemimpin terhadap bawahannya dapat mempengaruhi secara tidak sadar (subconsciously) perilaku sang pemimpin dan prestasi sang bawahan. Selain di dalam dunia pendidikan, penelitian tentang Pygmalion Effect banyak dilakukan juga di dalam organisasi-organisasi kerja (work organizations), seperti misalnya di: kamp-kamp pelatihan militer, perusahan asuransi, pusat rehabilitasi ketergantungan alkohol, pusat perawatan pasien gagal ginjal, dan perusahaan perekrutan model iklan.



Fenomena yang menarik untuk dicermati adalah bahwa dari semua penelitian yang telah dilakukan, LMX (Leader-Member Exchange Theory) menjadi sebuah teori dasar yang memayunginya. Pada semua obyek penelitian selalu terdapat hubungan vertikal yang sangat jelas antara pemimpin dan yang dipimpin, yang mengatur dan yang diatur. Penyelia penjualan dalam sebuah perusahaan asuransi membawahi beberapa tenaga penjualan dan mengatur strategi penjualan apa yang harus dilakukan dalam tim tersebut



Hal ini dimaksudkan untuk memenuhi kriteria terjadinya proses Pygmalion Effect yaitu berpasangan (dyadic), hubungan interpersonal harus cukup intensif, dan faktor individu (personalitas) dari seorang tenaga penjual harus mempunyai peran lebih dibandingkan dengan nama produk (merek) atau perusahaan tempat sang tenaga penjual bekerja.



Sebagai contoh dalam industri kimia, sebuah perusahaan Eropa yang memiliki produk dengan merek yang sudah terkenal di industri pewarnaan tidak akan terpengaruh penjualannya walaupun tenaga penjualnya berganti setiap saat. Pendekatan personal dari tenaga penjualan memang penting tetapi hal ini hanyalah merupakan sebuah nilai tambah bukanlah bagian utama dari produk tersebut (core product).



Penelitian-penelitian terdahulu hanya berhasil mengkonfirmasi terjadinya Pygmalion Effect secara tidak sadar (subconsciously) bukan secara sadar atau sengaja. Pelatihan-pelatihan untuk menjadikan seorang pemimpin menjadi seorang Pygmalion belum menunjukkan hasil yang memuaskan, belum bisa mengkonfirmasi bahwa seorang Pygmalion dapat diciptakan (Eden, et al., 2000). Penelitian ini akan mencoba mengimplementasikan saran-saran penelitian terdahulu dengan melakukan perbaikan-perbaikan dalam pelatihan Pygmalion Leadership Style (White & Locke, 2000), yaitu dengan melakukan pelatihan kepada agen penjualan yang menekankan kepada pembentukan self-efficacy (Joseph Murphy, 1997).



Dengan memahami pengaruh ekspektasi yang akan berakibat terhadap perilaku, maka marilah kita selalu berbaik sangka terhadap segala sesuatu yang ada di sekitar kita.

Share:

UN Videos

UN Cooperation

De Montfort Leicester University Alexandria University Chiang mai university Derby University
 
Essex I Coe Rel UTHM ICOGOIA University Malaysia PAHANG Universiti Utara Malaysia
 
National University Kaohsiung Taiwan Politeknik Sultan Mizan Zainal Abidin Prince Sultan University Quest Nawab Shah Pakistan Universiti Teknologi MARA
 
Universiti Kebangsaan Malaysia Universiti Malaysia Kelantan Universiti Malaysia Perlis Universiti Zainal Abidin Universiti Sains Malaysia
 
Universiti Pendidikan Sultan Idris Erasmus

 

INTAKINDO PT. Aria Jasa Konsultan Bumi Harmoni Indoguna Cakra Buana Consultan Ciria Jasa Consultant
 
Internasional Peneliti Sosial Ekonomi Teknologi PT. Jasa Raharja NOKIA INKINDO MASKA
 
Surabaya TV PT. Amythas General Consultant
 
       

 

Perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia IT Telkom Surabaya Institut Aditama Surabaya Institut Teknologi Nasional Malang
 
Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya Politeknik Negeri Malang Universitas Pakuan Universitas Nasional Kualita Pendidikan Indonesia
 
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Politeknik Negeri Bali Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin Pasuruan
 
Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul `Ula Nganjuk Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al Anwar Mojokerto STIE NU Trate Gresik Sekolah Tingi Ilmu Ekonomi Widya Gama Lumajang Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapan Surabaya
 
STIE Pemuda STIKOSA STKIP PGRI Bangkalan STKIP PGRI Jombang STKIP PGRI Sidoarjo
 
STT Pomosda Nganjuk UINSA Universitas Mercu Buana Universitas Airlangga Universitas Darul `Ulum Jombang
 
Universitas Negeri Surabaya Universitas Brawijaya Malang Teknik Sipil Universitas Negeri Surabaya Universitas PGRI Adi Buana Surabaya UNIPDU
 
UNISLA UNISMA Universitas 45 Bekasi Universitas Dr.Soetomo UNITRI
 
Universitas 45 Surabaya Universitas Bondowoso Universitas Islam Madura Pamekasan Universitas Jember Universitas Maarif Hasyim Latif
 
Universitas Madura Universitas Merdeka Surabaya Universitas Bina Darma Universitas Wijaya Putra Universitas Padjajaran
 
Universitas Muhammadiyah Malang Universitas Muhammadiyah Papua Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Universitas Muhammadiyah Surabaya Universitas Negeri Malang
 
Universitas Islam Raden Rahmat Universitas Widyagama Malang Universitas Pembangunan Nasional Veteran Surabaya UWIKA Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
 
UNIVERSITAS SUNAN BONANG TUBAN Universitas 17 Agustus Surabaya UNUGIRI Bojonegoro Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
 
Akademi Pariwisata Majapahit  

 

Copyright (c) 2026 by Fakultas Ekonomi dan Bisnis, All Rights Reserved.