Sejarah ilmu managemen, chapter 3
09 Oktober 2011, 13:38:19 Dilihat: 5x

TEORI ORGANISASI KLASIK

HENRI FAYOL (Prinsip Administrasi), periode (1841-1925)

Henri Fayol lahir tahun 1841 dan sekolah pada Lycee di Lyon dan National School of Mines di St. Etienne. Pada tahun 1860, dia ditetapkan sebagai masinis di Commentry group of pits. Fayol menghabiskan seluruh waktunya untuk bekerja sebagai direktur pelaksana pada tahun 1918 dan sisanya sebagai direktur hingga tahun 1925. Fayol meninggal dunia pada umur 84 tahun. Dari tahun 1860 sampai 1872 dia sebagai bawahan pelaksana, tulisan dan penelitiannya secara umum berhubungan dengan masalah teknik penambangan.

Henri Fayol adalah seorang Insinyur Pertambangan Perancis, mengemukakan teori dan teknik-teknik administrasi sebagai pedoman bagi pengelolaan organisasi-organisasi yang kompleks (biasanya dalam Pabrik), dalam bukunya yang terkenal yaitu Administration Industrielle et Generale / General and Industrial Management (Manajemen Umum dan Industri). Dalam teori administrasinya, Fayol memerinci manajemen menjadi lima fungsi, yaitu Perencanaan (Planning), Pengorganisasian (Organizing), Pemberian Perintah (Commanding), Pengkoordinasian (Coordinating), dan Pengendalian (Controlling). Pembagian kegiatan manajemen (administrasi) atas fungsi-fungsi tersebut dikenal sebagai fungsionalisme Fayol.

Fayol membagi operasi-operasi perusahaan menjadi enam kegiatan yang semuanya saling tergantung satu dengan yang lainnya. Kegiatan-kegiatan tersebut adalah:
1. Technical (Teknik) yaitu Produksi dan Manufacturing Produk
2. Commercial (Komersial) yaitu Pembelian Bahan Baku dan Penjualan Produk
3. Financial (Keuangan) yaitu Pencarian dan Penggunaan Modal
4. Security (Keamanan) yaitu Perlindungan Karyawan, Perusahaan dan Kekayaan
5. Accounting (Akuntansi) yaitu Administrasi Keuangan (Pelaporan dan Pencatatan Biaya, Laba, dan Hutang dan Pembuatan Neraca)
6. Managerial (Manajerial) yaitu Mengelola semua operasi-operasi Perusahaan dan fungsi-fungsi Manajemen yaitu Perencanaan, Pengorganisasian, Pemberian Perintah, Pengkoordinasian, dan Pengawasan

Fayol menyarankan pendidikan formal ilmu manajemen di sekolah-sekolah. Disamping itu Fayol juga mengemukakan empat belas prinsip untuk menuntun pemikiran para manajer dalam mengelola organisasi atau yang biasa disebut prinsip umum manajemen adalah sebagai berikut:

1. Pembagian Kerja
Pekerjaan sebaiknya dibagi ke dalam elemen paling kecil untuk memperoleh keunggulan dari spesialisasi.
2. Wewenang
Tiap pegawai tetap sebaiknya diberi delegasi wewenang yang cukup untuk melaksanakan berbagai tanggung jawab penugasan pekerjaan.
3. Disiplin
Karyawan seharusnya mematuhi apapun perjanjian yang ada, yang dinyatakan secara jelas di antara mereka dan organisasi; manajer sebaiknya memberi sanksi yang adil atas seluruh kejadian pelanggaran disiplin.
4. Kesatuan Perintah
Karyawan sebaiknya memerima perintah dari dan bertanggungjawab hanya kepada satu atasan.
5. Kesatuan Pengarahan
Aktivitas-aktivitas yang memiliki tujuan sama sebaiknya dikelompokkan bersama dan beroperasi di bawah rencana yang sama.
6. Meletakkan kepentingan individu di bawah kepentingan umum
Kepentingan organisasi lebih diutamakan di atas kepentingan individu.
7. Pembayaran gaji yang adil
Pembayaran seharusnya didasarkan pada pencapaian sasaran penugasan pekerjaan.
8. Sentralisasi
Adanya keseimbangan yang tepat antara sentralisasi dan desentralisasi.
9. Rantai Skalar (Scalar System)/Garis Wewenang
Sebuah rantai perintah yang tak putus-putusnya seharusnya ada melalui semua pengarahan dan aliran komunikasi.
10.  Order
Bahan-bahan (material) dan orang-orang harus ada pada tempat dan waktu yang tepat, terutama orang-orang hendaknya ditempatkan pada posisi-posisi atau pekerjaan-pekerjaan yang paling cocok untuk mereka.
11. Keadilan
Peraturan dan perjanjian yang dibuat diselenggarakan secara cukup terbuka.
12. Stabilitas staf organisasi
Karyawan seharusnya didorong untuk menggembangkan loyalitas kepada organisasi dan membuat komitmen jangka panjang.
13. Inisiatif
Karyawan sebaiknya didorong untuk berani membuat keputusan di dalam batas-batas wewenang yang didelegasikan dan pekerjaan yang didefinisikan.
14. Esprit de Corps (Semangat Kerja)
Karyawan sebaiknya didorong untuk mendefinisikan kepentingannya dengan kepentingan organisasi dan dengan demikian mencapai kesatuan usaha.
Prinsip-prinsip tersebut tidak menjawab pertanyaan tentang seberapa banyak dari setiap prinsip sebaiknya digunakan. Fayol tidak mengatakan bahwa penerapan prinsip-prinsip tersebut akan membebaskan manajemen dari tanggung jawab untuk menetapkan apa yang disebut “keseimbangan yang tepat”. Malahan dia menekankan waktu dan lagi bahwa sifat moral dari para manajer menentukan kualitas keputusannya.

Dalam karyanya yang paling menonjol, General and Industrial Management, Fayol membahas 14 prinsip umum manajemen, yang beberapa diantaranya menjadi filosofi manajemen saat ini. Sebagai contoh:
1. Kesatuan Komando
Setiap bawahan menerima perintah dari satu, dan hanya satu atasan.
2. Pembagian Kerja
Pekerjaan manajemen dan teknis dapat dilakukan dengan spesialisasi agar dapat memproduksi lebih banyak dan cepat dengan upaya yang sama besarnya.
3. Kesatuan Arah
Aktivitas yang serupa dalam sebuah organisasi sebaiknya digabungkan bersama di bawah satu orang manajer.
4. Rantai Skalar (Rantai yang menyebar)
Rantai otoritas meluas dari atas ke bawah organisasi dan harus melibatkan setiap karyawan.

Fayol merasa bahwa prinsip-prinsip ini dapat diterapkan dalam setiap susunan organisasi. Ia juga menyebutkan lima fungsi dasar manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, pemberian perintah, koordinasi, dan pengendalian. Fungsi-fungsi ini mendasari banyak pendekatan umum dari teori manajemen sekarang.
Kontribusi Prinsip Administrasi
• adanya managerial skill yang dapat diterapkan pada semua jenis kelompok kegiatan mulai menjadi penting dan diperhatikan oleh perusahaan.
• berfokus pada organisasi secara keseluruhan.
• Menumbuhkan kebutuhan untuk menemukan pedoman pengelolaan organisasi yang kompleks.
Keterbatasan Prinsip Administrasi
• dianggap out of date untuk menyelesaikan masalah-masalah dalam organisai masa kini yang kompleks dan tidak stabil.

Share:

UN Videos

UN Cooperation

De Montfort Leicester University Alexandria University Chiang mai university Derby University
 
Essex I Coe Rel UTHM ICOGOIA University Malaysia PAHANG Universiti Utara Malaysia
 
National University Kaohsiung Taiwan Politeknik Sultan Mizan Zainal Abidin Prince Sultan University Quest Nawab Shah Pakistan Universiti Teknologi MARA
 
Universiti Kebangsaan Malaysia Universiti Malaysia Kelantan Universiti Malaysia Perlis Universiti Zainal Abidin Universiti Sains Malaysia
 
Universiti Pendidikan Sultan Idris Erasmus

 

INTAKINDO PT. Aria Jasa Konsultan Bumi Harmoni Indoguna Cakra Buana Consultan Ciria Jasa Consultant
 
Internasional Peneliti Sosial Ekonomi Teknologi PT. Jasa Raharja NOKIA INKINDO MASKA
 
Surabaya TV PT. Amythas General Consultant
 
       

 

Perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia IT Telkom Surabaya Institut Aditama Surabaya Institut Teknologi Nasional Malang
 
Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya Politeknik Negeri Malang Universitas Pakuan Universitas Nasional Kualita Pendidikan Indonesia
 
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Politeknik Negeri Bali Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin Pasuruan
 
Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul `Ula Nganjuk Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al Anwar Mojokerto STIE NU Trate Gresik Sekolah Tingi Ilmu Ekonomi Widya Gama Lumajang Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapan Surabaya
 
STIE Pemuda STIKOSA STKIP PGRI Bangkalan STKIP PGRI Jombang STKIP PGRI Sidoarjo
 
STT Pomosda Nganjuk UINSA Universitas Mercu Buana Universitas Airlangga Universitas Darul `Ulum Jombang
 
Universitas Negeri Surabaya Universitas Brawijaya Malang Teknik Sipil Universitas Negeri Surabaya Universitas PGRI Adi Buana Surabaya UNIPDU
 
UNISLA UNISMA Universitas 45 Bekasi Universitas Dr.Soetomo UNITRI
 
Universitas 45 Surabaya Universitas Bondowoso Universitas Islam Madura Pamekasan Universitas Jember Universitas Maarif Hasyim Latif
 
Universitas Madura Universitas Merdeka Surabaya Universitas Bina Darma Universitas Wijaya Putra Universitas Padjajaran
 
Universitas Muhammadiyah Malang Universitas Muhammadiyah Papua Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Universitas Muhammadiyah Surabaya Universitas Negeri Malang
 
Universitas Islam Raden Rahmat Universitas Widyagama Malang Universitas Pembangunan Nasional Veteran Surabaya UWIKA Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
 
UNIVERSITAS SUNAN BONANG TUBAN Universitas 17 Agustus Surabaya UNUGIRI Bojonegoro Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
 
Akademi Pariwisata Majapahit  

 

Copyright (c) 2026 by Fakultas Ekonomi dan Bisnis, All Rights Reserved.