Sejarah ilmu managemen, chapter 6
09 Oktober 2011, 10:42:10 Dilihat: 3x

MARY PARKER FOLLETT AND DYNAMIC MANAGEMENT

Mary Parker Follett (1868–1933) adalah seorang pekerja sosial untuk Amerika Serikat, konsultan dan pengarang berbagi buku dalam bidang demokrasi, hubungan antar manusia dan manajemen. Ia bekerja sebagai seorang ahli teori manajemen dan politik, yang kemudian dikenal memperkenalkan berbagai istilah seperti "pemecahan konflik," "authority and power," and "tanggung jawab kepemimpinan."
Follett lahir dan besar dalam sebuah keluarga Quaker di Massachusetts. Pada tahun 1898 ia lulus dari Radcliffe College. Selama tiga puluh tahunn berikutnya, ia menerbitkan berbagai buku, termasuk: The Speaker of the House of Representatives (1896) The New State (1918) Creative Experience (1924) Dynamic Administration (1941) (berisi koleksi pidato dan artikel)

Follett berpendapat bahwa fungsi organisasi dalam masalah kekuasaan adalah "dengan" dan bukan "atas." Ia menyadari sepenuhnya kondisi holistik komunitas ide yang maju atas "hubungan timbal balik" dalam suatu pemahaman atas berbagai aspek dinamis dari suatu individu dalam hubungannya dengan orang lain. Follett membela pendapat yang mengandung prisip integrasi, "pembagian kekuasaan." berbagai pendapatnya atas negosiasi, kekuasaan, dan partisipasi karyawan sangat berpengaruh dlam perlembangan pembelajaran organisasional.  Follet adalah perintis community center.

Mary Parker Follet (1868-1933) adalah salah seorang yang ikut membangun kerangka kerja dasar aliran klasik.  Akan tetapi, dia memperkenalkan banyak elemen baru, terutama dalam bidang hubungan manusia dan stuktur organisasi.  Dalam hal ini, Follet memelopori kecenderungan yang kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh aliran tingkah laku dan ilmu manajemen yang muncul kemudian.

Follet percaya bahwa tidak ada seorangpun dapat menjadi seorang yang utuh kecuali sebagai anggota sebuah kelompok, manusia tumbuh lewat hubungan mereka dengan manusia yang lain dalam organisasi.  Menurut Follet manajemen adalah “seni melaksanakan pekerjaan lewat manusia”.

Follet menganggap keyakinan Taylor pasti benar, yaitu bahwa pekerja dan manajemen mempunyai tujuan yang sama sebagai anggota organisasi yang sama.  Tetapi dia percaya bahwa perbedaan artificial antara manajer (pemberi perintah) dan bawahan (penerima perintah) mengaburkan kemitraan alami ini.

Follet amat percaya pada kekuatan kelompok, tempat individual dapat menggabungkan bakat yang bebeda-beda menjadi sesuatu yang lebih besar.  Lebih lanjut, model pengendalian yang “utuh” dari Follet memperhitungkan bukan hanya individual dan kelompok, tetapi juga pengaruh dari faktor-faktor lingkungan seperti politik, ekonomi, dan biologi.

Organisasi dianggapnya sebagai suatu “komunitas” tempat manajer dan karyawan bekerja secara harmonis, tanpa salah satu pihak menguasai pihak yang lain, serta mampu mnyelesaikan segala perbedaan dan pertentangan yang ada melalui diskusi.  Follet menganggap bahwa tugas manajer adalah membantu karyawan dalam organisasi untuk saling bekerja sama mencapai kepentingan-kepentingan yang terintegrasi.

Model Follet adalah sebuah pelopor penting dari ide bahwa manajemen berarti lebih dari hanya apa yang teradi di dalam organisasi tertentu. Dengan menambahkan secara eksplisit lingkungan organisasi pada teorinya, Follet membuka jalan bagi teori manajemen untuk mengikutsertakan hubungan yang lebih luas, beberapa di dalam organisasi dan beberapa melewati batas organisasi.

Arti penting yang lebih jauh dari pandangan Follet terlihat dalam Dynamic Administration: The Collected Papers of Mary Parker Follet.  Follet berpendapat bahwa dengan membuat karyawan merasa memiliki perusahaan akan tercipta rasa tanggung jawab kolektif.  Follet juga berpendapat bahwa permasalahan dalam bisnis melibatkan berbagai macam faktor yang harus dipertimbangkan dalam kaitannya dengan hubungan antar masing-masing faktor.  Follet pun yakin bahwa perusahaan seharusnya memberikan pelayanan dan keuntungan yang diperoleh perusahaan harus dikaitkan dengan kesejahteraan umum.  Saat ini kita sering membicarakan hal tersebut sebagai etika manajerial, etika bisnis, ataupun tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Mary Parker Follet dan Chester Bernard adalah pelopor awal dari sebuah perspektif manajemen yang lebih humanis dan menekankan pentingnya pengertian akan perilaku, kebutuhan, dan sikap manusia di tempat kerja seperti juga interaksi sosial dan proses kelompok.  Tiga bidang dari perspektif humanistis meliputi gerakan hubungan manusia, perspektif sumber daya manusia, dan pendekatan ilmu perilaku.
 

Share:

UN Videos

UN Cooperation

De Montfort Leicester University Alexandria University Chiang mai university Derby University
 
Essex I Coe Rel UTHM ICOGOIA University Malaysia PAHANG Universiti Utara Malaysia
 
National University Kaohsiung Taiwan Politeknik Sultan Mizan Zainal Abidin Prince Sultan University Quest Nawab Shah Pakistan Universiti Teknologi MARA
 
Universiti Kebangsaan Malaysia Universiti Malaysia Kelantan Universiti Malaysia Perlis Universiti Zainal Abidin Universiti Sains Malaysia
 
Universiti Pendidikan Sultan Idris Erasmus

 

INTAKINDO PT. Aria Jasa Konsultan Bumi Harmoni Indoguna Cakra Buana Consultan Ciria Jasa Consultant
 
Internasional Peneliti Sosial Ekonomi Teknologi PT. Jasa Raharja NOKIA INKINDO MASKA
 
Surabaya TV PT. Amythas General Consultant
 
       

 

Perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia IT Telkom Surabaya Institut Aditama Surabaya Institut Teknologi Nasional Malang
 
Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya Politeknik Negeri Malang Universitas Pakuan Universitas Nasional Kualita Pendidikan Indonesia
 
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Politeknik Negeri Bali Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin Pasuruan
 
Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul `Ula Nganjuk Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al Anwar Mojokerto STIE NU Trate Gresik Sekolah Tingi Ilmu Ekonomi Widya Gama Lumajang Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapan Surabaya
 
STIE Pemuda STIKOSA STKIP PGRI Bangkalan STKIP PGRI Jombang STKIP PGRI Sidoarjo
 
STT Pomosda Nganjuk UINSA Universitas Mercu Buana Universitas Airlangga Universitas Darul `Ulum Jombang
 
Universitas Negeri Surabaya Universitas Brawijaya Malang Teknik Sipil Universitas Negeri Surabaya Universitas PGRI Adi Buana Surabaya UNIPDU
 
UNISLA UNISMA Universitas 45 Bekasi Universitas Dr.Soetomo UNITRI
 
Universitas 45 Surabaya Universitas Bondowoso Universitas Islam Madura Pamekasan Universitas Jember Universitas Maarif Hasyim Latif
 
Universitas Madura Universitas Merdeka Surabaya Universitas Bina Darma Universitas Wijaya Putra Universitas Padjajaran
 
Universitas Muhammadiyah Malang Universitas Muhammadiyah Papua Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Universitas Muhammadiyah Surabaya Universitas Negeri Malang
 
Universitas Islam Raden Rahmat Universitas Widyagama Malang Universitas Pembangunan Nasional Veteran Surabaya UWIKA Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
 
UNIVERSITAS SUNAN BONANG TUBAN Universitas 17 Agustus Surabaya UNUGIRI Bojonegoro Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
 
Akademi Pariwisata Majapahit  

 

Copyright (c) 2026 by Fakultas Ekonomi dan Bisnis, All Rights Reserved.